Sensor Building Management System

BMS memiliki beberapa komponen-komponen penting, salah satunya Sensor. Sensor pada BMS merupakan sebuah alat atau perangkat yang dirancang untuk mengumpulkan informasi tentang parameter seperti suhu, Cahaya, Gerakan dan masih banyak jenis parameter lainnya sesuai dengan jenis sensor yang digunakan pada BMS

Karena fungsi dari sensor yang seperti itu, sensor jadi banyak dimanfaatkan dalam berbagai macam sistem dan malah menjadi sesuatu hal yang penting dalam sistem tersebut. Salah satunya adalah pemanfaatan sensor pada Sistem Manajemen Bangunan atau BMS.


Apa sih pentingnya Sensor pada BMS?

Sensor pada BMS memiliki banyak peran penting dalam mengontrol sistem di sekitar Lingkungan bangunan secara efisien, seperti Penghematan Energi, Menjaga Keamanan dari suatu bangunan, Perawatan agar tidak terjadinya kejadian yang tidak dinginkan, Kenyamanan Penghuni, Pengendalian Otomatis dan masih banyak lagi.

Dengan mendapatkan sensor yang tepat, BMS dapat melakukan pengoptimalan dalam penggunaan energi, meningkatkan kenyamanan dan menjaga keamanan bagi para penghuni hotel atau resor, serta untuk mengurangi biaya operasional dalam sebuah bangunan. Karena hal itulah sensor merupakan komponen yang sangat penting dalam BMS.


Cara kerja Sensor pada BMS:

Sebuah sensor bekerja dengan cara mendeteksi berbagai parameter dan mengubahnya menjadi sinyal yang dapat dipahami oleh sistem komputer.

Berikut merupakan cara kerja sensor dalam BMS dapat dijelaskan sebagai berikut:Cara kerja sensor pada BMS

  1. Pengambilan Data: Sensor akan memperoleh sebuah data dari lingkungan atau peralatan yang mereka awasi.
  2. Konversi Sinyal: Beberapa sensor menggunakan perubahan resistansi atau kapasitansi untuk mengukur parameter tertentu, sementara yang lain menggunakan metode berbeda.
  3. Transmisi Data: Merunjuk pada bagaimana sensor tersebut melakukan proses pengiriman dan mentransfer sebuah informasi ke sebuah perangkat penerima atau sistem yang akan mengolah, menyimpan dan mengambil sebuah Tindakan berdasarkan data tersebut.
  4. Pemrosesan Data: Setelah data diterima, BMS kemudian mengolah dan menganalisa dengan melibatkan Hardware dan Software agar data tersebut dapat dibandingkan dengan parameter yang sudah diterima sebelumnya untuk membuat keputusan apakah ada Tindakan yang perlu diambil.
  5. Pengendalian Sistem: Berdasarkan data yang diterima dari sensor, BMS dapat mengambil tindakan secara otomatis untuk memberikan panduan kepada operator manusia.
  6. Pelaporan dan Monitoring: Data yang diterima dari sensor juga dapat digunakan untuk melacak kinerja sistem dan bangunan seiring waktu. Informasi ini dapat digunakan untuk pemeliharaan preventif, perencanaan energi, dan evaluasi efisiensi operasional.

Layanan Pemasangan Building Automation Solutions, Klik Disini >>>


Jenis-jenis Sensor yang digunakan pada BMS

Terdapat beberapa sensor yang digunakan dalam BMS, diantaranya yaitu:

Sensor-sensor pada BMS

  • Sensor Suhu (Temperature Sensor): Sensor suhu digunakan untuk mengukur suhu dalam berbagai area bangunan. Informasi suhu ini digunakan oleh BMS untuk mengatur sistem HVAC sehingga kondisi suhu dalam ruangan tetap nyaman dan efisien.
  • Sensor Kelembaban (Humidity Sensor): Sensor kelembaban mengukur tingkat kelembaban di dalam bangunan. Pengendalian kelembaban penting dalam mencegah kondisi yang tidak nyaman dan pertumbuhan jamur.
  • Sensor Cahaya (Light Sensor): Sensor cahaya digunakan untuk mendeteksi tingkat pencahayaan dalam ruangan. Ini memungkinkan BMS untuk mengontrol sistem pencahayaan dan mengurangi konsumsi energi dengan mengatur pencahayaan sesuai dengan kebutuhan.
  • Sensor Gerakan (Motion Sensor): Sensor gerakan digunakan untuk mendeteksi kehadiran orang dalam suatu area. Mereka digunakan untuk mengontrol pencahayaan, sistem keamanan, dan sistem HVAC. Sensor gerakan dapat mengidentifikasi kapan suatu ruangan tidak digunakan dan mengoptimalkan konsumsi energi.
  • Sensor Pintu dan Jendela (Door and Window Sensors): Sensor ini digunakan untuk mendeteksi apakah pintu atau jendela terbuka atau tertutup. Mereka penting dalam sistem keamanan dan juga dapat digunakan untuk mengoptimalkan sistem HVAC.
  • Sensor Keamanan (Security Sensors): Ini termasuk sensor seperti sensor asap, sensor api, sensor gerbang, dan sensor gerakan untu`k mengamankan bangunan dari bahaya kebakaran, intrusi, dan lainnya.
  • Sensor Listrik (Electricity Sensors): Sensor ini digunakan untuk mengukur konsumsi energi listrik di berbagai bagian bangunan. Informasi ini dapat digunakan untuk mengelola dan mengoptimalkan penggunaan energi.

Bagaimana caranya untuk menjaga ketahanan pada Sensor?

Agar sensor pada BMS dapat terjaga ketahanannya, perlu diperhatikan beberapa faktor dan praktik terbaik, diantaranya yaitu melakukan pemilihan sensor dan pemilihan baterai yang akan digunakan, karena baterai juga memiliki berbagai jenisnya. Lalu pemasangan sensor juga harus dilakukan dengan yang sudah ahlinya yakni harus tepat dan benar sesuai dengan fungsi sensor, dengan itu tidak akan mengganggu kinerja dan fungsi dari sensor. Diperlukannya pemeliharaan sensor secara berkala seperti merawat kebersihan sensor dan mengganti sensor apabila sudah tidak berfungsi. melakukan kegiatan Kalibrasi sensor merupakan langkah penting yang harus diambil untuk memastikan kita apabila sensor dapat melakukan pembacaan sistem secara akurat.

Selain itu, kita juga harus melakukan pemantauan kondisi lingkungan seperti memerhatikan suhu dan juga kelembaban. Dan yang terakhir yaitu pastikan pengguna/teknisi sistem BMS ini memiliki pemahaman yang mantap untuk penggunaan data yang dihasilkan sensor ini sudah akurat atau belum. Dengan mengikuti langkah-langkah diatas, anda bisa melihat sensor BMS dapat melakukan pekerjaan dengan maksimal tanpa ada hambatan untuk menjaga keselamatan baterai dan kinerja dimasa yang akan datang

 

Informasi Pelayanan BMS :

Whatsapp/Mobile Support :
0815-9072-797 (Mrs.Sri)
0812-9595-7914 (Mr.Parmin)

Phone : +62 21 8690 6777
Fax : +62 21 8690 6770
Email : sales@taharica.com
www.taharica.co.id I www.taharica.com

kunjungi website lain kami : taharicaindonesia.com

Seorang ahli pada bidang konsultan sipil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *